Senin, 24 Oktober 2016

rangka,sendi,otot 15320022



A.      Identitas Diri
Nama                              :Umi Apriana Sari
Npm                                :15320022
Kelompok                      :5
Matkul                            :Telaah Biologi SMP
Judul Jurnal                  :Sistem gerak  Pada Manusia
 Pertemuan ke               :6(enam )
 Dosen pengampu        :Agil Lepiyanto, S.Pd.,M.P

B. Pengantar
Kata Pengantar

Pada kesempatan ini kami mengucapkan segala puji syukur atas kehadirat allah swt  yang mana atas rahmat dan hidayah-nya lah saya dapat menyelesaikan jurnal  saya yang berjudul Sistem gerak  pada manusia.

Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Agil lepiyanto selaku dosen mata kuliah telaah biologi smp yang telah mengarahkan saya khususnya dalam penyelesaian jurnal ini.

Akhir kata, kami ucapkan sebagai penulis mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan penuh harapan,semoga apa yang terdapat dalam jurnal ini akan berguna bagi para pembaca pada umumnya. Dengan penuh kerendahan hati, kami sangat mengharapkan pandangan dan saran demi untuk kesempurnaan jurnal ini.

                                                                                             Metro, 22Oktober 2016


                                                                                                           Penulis
C. Substansi Kajian
1. Definisi sitem gerak pada manusia
2. Macam-macam tulang
3. Gangguan- gangguan pada sistem gerak manusia

D. Riview pembelajaran
  1. Definisi sistem gerak pada manusia
      Pernahkah kamu menyadari, bagaimana tubuh kita dapat memiliki bentuk seperti
ini? Tubuhmu dapat memiliki bentuk karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak tersebut terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak. Sistem gerak inilah yang memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari.Tulang, otot, dan sendi, ketiganya bersatu membentuk satu kesatuan dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Tulang merupakan alat gerak pasif. Tulang tidak dapat digerakan jika tidak terdapat otot. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif. Otot inilah yang menggerakan rangka. Dalam kehidupan sehari-hari, otot inilah yang disebut dengan daging. Adapun sendi merupakan penghubung antartulang dalam tubuh.

 

    A. Tulang Penyusun Rangka Tubuh

         Pernahkah kamu perhatikan bentuk tulang penyusun tubuh kita? Cobakamu lihat pada    torso atau model rangka manusia? Banyak sekali, bukan tulang penyusun tubuh kita? Tulang-tulang tersebutlah yang menyusun bentuk tubuh kita, atau disebut juga rangka tubuh. Secara garis besar, tulang penyusun rangka tubuh terbagi menjadi tiga bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan tulang anggota gerak.
  
1. Tulang Tengkorak
      Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang-tulang tengkorak tersebut. Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Agar lebih jelas, perhatikan gambar berikut.

  

 2. Tulang Anggota Badan

            Tulang anggota badan tersusun oleh tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul. Masing-masing tulang tersebut membentuk kesatuan. Tulang anggota badan berfungsi melindungi organ-organ dalam yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya.

       

a.Tulang Belakang

                   Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat.   Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang ekor.
    
        b. Tulang Dada
               Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada.Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.
        c. Tulang Rusuk
          Tulang rusuk pada manusia terdiri atas 24 buah atau 12 pasang. Tulang rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung organ-organ dalam, seperti jantung dan paru-paru. Tulang rusuk manusia, terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.

 

     d.Tulang Panggul

          Gelang panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang belakang
Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang kemaluan (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).

B. Macam – Macam tulang
Secara umum tulang dibedakan menjadi tulang keras dan tulang rawan atau disebut juga kartilago. Dapatkah kamu memberikan contoh tulang keras dan tulang rawan? Kedua jenis tulang itu berbeda dalam hal bahan penyusunnya.

Tulang keras tersusun atas campuran antara kalsium dan kolagen, sedangkan tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan yang sifatnya kenyal dan lentur. Contoh tulang keras, yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang kaki. Contoh tulang rawan adalah tulang hidung dan tulang telinga. Cobalah kamu renungkan apa yang terjadi seandainya kakimu tersusun dari tulang rawan sedangkan telingamu tersusundaritulangkeras.


1. Bentuk Tulang

Tulang-tulang yang menyusun tubuh kita sangat banyak jumlahnya. Berdasarkan    bentuknya, tulang penyusun tubuh kita dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.


a. Tulang Pipa

Tulang ini memiliki bentuk sesuai namanya, berbentuk pipa. Tulang ini memiliki bentuk memanjang dan tengahnya berlubang. Contohnya adalah tulang paha, tulang betis,dantulanglengan.

b. Tulang Pendek
Tulang pendek memiliki bentuk sesuai dengan namanya berbentuk pendek. Tulang ini bersifat ringan dan kuat. Meskipun tulang ini pendek, tulang ini mampu menahan beban yang cukup berat. Contohnya adalah tulang pergelangan tangan, telapaktangan,dantelapakkaki.


c. Tulang Pipih

Tulang ini memiliki bentuk pipih seperti pelat. Contoh dari tulang pipih adalahtulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada.

C. Gangguan pada sistem gerak
  Sistem gerak dapat mengalami gangguan atau    kelainan. Kelainan pada sistem gerak dapat terjadi karena beberapa hal, seperti kelainan sejak lahir, kekurangan vitamin, dan kecelakaan. Berikut contoh-contoh kelainan yang terjadi pada sistem gerak kita.

1. Rickets

Rickets merupakan suatu kelainan pada tulang yang terjadi karena kekurangan   zat kapur, fosfor, dan vitamin D. Kelainan ini dapat terlihat dari kaki yang berbentuk hurufOdanhurufX.

      2. Osteoporosis
Suatu keadaan dimana penghancuran tulang lebih cepat daripada proses pembentukan tulang. Akibatnya tulang menjadi keropos. Penyebabnya yaitu karena kekurangan kalsium. Penyakit ini mudah terjadi pada orang yang lanjut usia.
3. Patah Tulang (Fraktura)
Retak atau patah tulang dapat terjadi karena benturan atau tekanan yang terlalu keras. Selain penyebab tersebut, patah tulang dapat terjadi karena kecelakaan.Dapatkah orang yang patah tulang sembuh kembali? Sebagai organ yang hidup, tulang mempunyai kemampuan membentuk jaringan baru untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu, penderita patah tulang, terutama jika usianya masih muda dapat sembuh kembali. Akan tetapi jika persambungan tulang yang patah tersebut tidak baik maka bentuknya menjadi tidak sempurna dan terlihat cacat (Perhatikan Gambar berikut). Oleh karena itu, berhati-hatilah jangan sampaiadatulangtubuhmuyangpatah.
       
 4. Arthritis
Arthritis merupakan peradangan yang terjadi pada sendi. Dapat terjadi karena banyak mengangkat atau membawa beban terlalu berat, ataupun infeksi mikroorganisme.

5. Lepas Sendi

Sendi lepas dapat dari tempatnya sehingga ligamen putus/sobek. Hal ini dapat terjadi karena kecelakaan atau-pun ketika melakukan olahraga berat.

     6. Kebiasaan Posisi Duduk
Posisi duduk yang salah dapat mengakibatkan pertumbu-han dan posisi tulang seseorang mengalami kelainan. Kelainan tulang ini dapat terjadi karena kebiasaan posisi duduk yang salah. Contoh kelainan akibat kebiasaan duduk yang salah adalahskoliosis,kifosis,danlordosis.
Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang me-lengkung ke samping sehingga tubuh ikut melengkung ke samping. Kifosis adalah kelainan pada tulang belakang melengkung ke belakang, sehingga tubuh bungkuk. Adapun lordosis merupakan kelainan pada tulang belakang bagian perut melengkung ke depan sehingga bagian perut maju.Beberapa penyakit atau gangguan pada sistem gerak dapat terjadi pada siapa saja. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada dirimu.
E. KESIMPULAN
    Gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau keseluruhan bagian dari tubuh manusia manusia akan bergerak jika ada impus atau rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh tubuhnya .gerak pada manusia menggunakan alat gerak yang tersusun pada dalam sistem gerak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar