A.
Identitas Diri
Nama :Umi Apriana Sari
Npm :15320022
Kelompok :5
Matkul :Telaah Biologi SMP
Judul
Jurnal :Sistem gerak Pada Manusia
Pertemuan ke :6(enam
)
Dosen pengampu :Agil
Lepiyanto, S.Pd.,M.P
B.
Pengantar
Kata Pengantar
Pada kesempatan ini kami mengucapkan segala
puji syukur atas kehadirat allah swt
yang mana atas rahmat dan hidayah-nya lah saya dapat menyelesaikan
jurnal saya yang berjudul Sistem gerak pada manusia.
Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih
kepada bapak Agil lepiyanto selaku dosen mata kuliah telaah biologi smp yang
telah mengarahkan saya khususnya dalam penyelesaian jurnal ini.
Akhir kata, kami ucapkan sebagai penulis
mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan penuh harapan,semoga
apa yang terdapat dalam jurnal ini akan berguna bagi para pembaca pada umumnya.
Dengan penuh kerendahan hati, kami sangat mengharapkan pandangan dan saran demi
untuk kesempurnaan jurnal ini.
Metro,
22Oktober 2016
Penulis
C. Substansi Kajian
1. Definisi sitem gerak pada manusia
2.
Macam-macam tulang
3.
Gangguan- gangguan pada sistem gerak manusia
D. Riview pembelajaran
1. Definisi sistem gerak pada manusia
Pernahkah kamu menyadari, bagaimana
tubuh kita dapat memiliki bentuk seperti
ini? Tubuhmu dapat memiliki bentuk karena memiliki sistem
gerak. Sistem gerak tersebut terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya
bekerja sama membentuk sistem gerak. Sistem gerak inilah yang memberi bentuk
tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari.Tulang, otot, dan sendi,
ketiganya bersatu membentuk satu kesatuan dan memiliki fungsi yang
berbeda-beda. Tulang merupakan alat gerak pasif. Tulang tidak dapat digerakan
jika tidak terdapat otot. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif. Otot inilah
yang menggerakan rangka. Dalam kehidupan sehari-hari, otot inilah yang disebut
dengan daging. Adapun sendi merupakan penghubung antartulang dalam tubuh.
A. Tulang Penyusun Rangka Tubuh
Pernahkah kamu perhatikan bentuk
tulang penyusun tubuh kita? Cobakamu lihat pada torso atau model rangka manusia? Banyak
sekali, bukan tulang penyusun tubuh kita? Tulang-tulang tersebutlah yang
menyusun bentuk tubuh kita, atau disebut juga rangka tubuh. Secara garis besar, tulang penyusun rangka tubuh terbagi
menjadi tiga bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan tulang
anggota gerak.
1.
Tulang Tengkorak
Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang
tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang
tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini
terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang-tulang
tengkorak tersebut. Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang,
tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan
tulang baji. Agar lebih jelas, perhatikan gambar berikut.
2. Tulang Anggota Badan
Tulang anggota badan tersusun oleh
tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul. Masing-masing
tulang tersebut membentuk kesatuan. Tulang anggota badan berfungsi melindungi
organ-organ dalam yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan organ
lainnya.
a.Tulang Belakang
Tulang belakang tersusun
atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat. Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7
ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas
tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang ekor.
b.
Tulang Dada
Tulang
dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah
dada.Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.
c. Tulang Rusuk
Tulang rusuk pada manusia terdiri atas 24 buah atau 12 pasang. Tulang
rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung organ-organ dalam, seperti
jantung dan paru-paru. Tulang rusuk manusia, terdiri atas 7 pasang tulang rusuk
sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.
d.Tulang Panggul
Gelang panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang
belakang
Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus
(ilium), 2 tulang kemaluan (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).
B. Macam – Macam tulang
Secara umum tulang dibedakan menjadi tulang keras dan tulang
rawan atau disebut juga kartilago. Dapatkah kamu memberikan contoh tulang keras
dan tulang rawan? Kedua jenis tulang itu berbeda dalam hal bahan penyusunnya.
Tulang keras tersusun atas campuran antara kalsium dan kolagen, sedangkan tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan yang sifatnya kenyal dan lentur. Contoh tulang keras, yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang kaki. Contoh tulang rawan adalah tulang hidung dan tulang telinga. Cobalah kamu renungkan apa yang terjadi seandainya kakimu tersusun dari tulang rawan sedangkan telingamu tersusundaritulangkeras.
Tulang keras tersusun atas campuran antara kalsium dan kolagen, sedangkan tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan yang sifatnya kenyal dan lentur. Contoh tulang keras, yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang kaki. Contoh tulang rawan adalah tulang hidung dan tulang telinga. Cobalah kamu renungkan apa yang terjadi seandainya kakimu tersusun dari tulang rawan sedangkan telingamu tersusundaritulangkeras.
1. Bentuk Tulang
Tulang-tulang yang menyusun tubuh kita sangat banyak
jumlahnya. Berdasarkan bentuknya, tulang
penyusun tubuh kita dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu tulang pipa,
tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.
a. Tulang Pipa
Tulang ini memiliki bentuk sesuai namanya, berbentuk pipa.
Tulang ini memiliki bentuk memanjang dan tengahnya berlubang. Contohnya adalah
tulang paha, tulang betis,dantulanglengan.
b.
Tulang Pendek
Tulang pendek memiliki bentuk sesuai dengan namanya berbentuk
pendek. Tulang ini bersifat ringan dan kuat. Meskipun tulang ini pendek, tulang
ini mampu menahan beban yang cukup berat. Contohnya adalah tulang pergelangan
tangan, telapaktangan,dantelapakkaki.
c. Tulang Pipih
Tulang ini memiliki bentuk pipih seperti pelat. Contoh dari
tulang pipih adalahtulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada.
C.
Gangguan pada sistem gerak
Sistem gerak dapat
mengalami gangguan atau kelainan.
Kelainan pada sistem gerak dapat terjadi karena beberapa hal, seperti kelainan
sejak lahir, kekurangan vitamin, dan kecelakaan. Berikut contoh-contoh kelainan
yang terjadi pada sistem gerak kita.
1. Rickets
Rickets merupakan suatu kelainan pada tulang yang terjadi
karena kekurangan zat kapur, fosfor,
dan vitamin D. Kelainan ini dapat terlihat dari kaki yang berbentuk
hurufOdanhurufX.
2. Osteoporosis
2. Osteoporosis
Suatu keadaan dimana penghancuran tulang lebih cepat daripada
proses pembentukan tulang. Akibatnya tulang menjadi keropos. Penyebabnya yaitu
karena kekurangan kalsium. Penyakit ini mudah terjadi pada orang yang lanjut
usia.
3. Patah Tulang (Fraktura)
Retak atau patah tulang dapat terjadi karena benturan atau
tekanan yang terlalu keras. Selain penyebab tersebut, patah tulang dapat
terjadi karena kecelakaan.Dapatkah orang yang patah tulang sembuh kembali?
Sebagai organ yang hidup, tulang mempunyai kemampuan membentuk jaringan baru
untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Oleh karena itu, penderita patah tulang,
terutama jika usianya masih muda dapat sembuh kembali. Akan tetapi jika
persambungan tulang yang patah tersebut tidak baik maka bentuknya menjadi tidak
sempurna dan terlihat cacat (Perhatikan Gambar berikut). Oleh karena itu,
berhati-hatilah jangan sampaiadatulangtubuhmuyangpatah.
4. Arthritis
Arthritis merupakan peradangan yang terjadi pada sendi. Dapat
terjadi karena banyak mengangkat atau membawa beban terlalu berat, ataupun
infeksi mikroorganisme.
5. Lepas Sendi
Sendi lepas dapat dari tempatnya sehingga ligamen
putus/sobek. Hal ini dapat terjadi karena kecelakaan atau-pun ketika melakukan
olahraga berat.
6. Kebiasaan Posisi Duduk
6. Kebiasaan Posisi Duduk
Posisi duduk yang salah dapat mengakibatkan pertumbu-han dan
posisi tulang seseorang mengalami kelainan. Kelainan tulang ini dapat terjadi
karena kebiasaan posisi duduk yang salah. Contoh kelainan akibat kebiasaan
duduk yang salah adalahskoliosis,kifosis,danlordosis.
Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang me-lengkung ke samping sehingga tubuh ikut melengkung ke samping. Kifosis adalah kelainan pada tulang belakang melengkung ke belakang, sehingga tubuh bungkuk. Adapun lordosis merupakan kelainan pada tulang belakang bagian perut melengkung ke depan sehingga bagian perut maju.Beberapa penyakit atau gangguan pada sistem gerak dapat terjadi pada siapa saja. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada dirimu.
Skoliosis adalah kelainan pada tulang belakang me-lengkung ke samping sehingga tubuh ikut melengkung ke samping. Kifosis adalah kelainan pada tulang belakang melengkung ke belakang, sehingga tubuh bungkuk. Adapun lordosis merupakan kelainan pada tulang belakang bagian perut melengkung ke depan sehingga bagian perut maju.Beberapa penyakit atau gangguan pada sistem gerak dapat terjadi pada siapa saja. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada dirimu.
E. KESIMPULAN
Gerak dapat
diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau keseluruhan
bagian dari tubuh manusia manusia akan bergerak jika ada impus atau rangsangan
yang mengenai sebagian atau seluruh tubuhnya .gerak pada manusia menggunakan
alat gerak yang tersusun pada dalam sistem gerak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar