A. Identitas
Nama : Ahmad
Dwiki Prasetyo
NPM : 15320036
Prodi : Pendidikan biologi
Kelas : A
Mata
kuliah : Telaah biologi
Dosen
pengampau : Dr. Muhfahroyin M.Ta. dan Agil
Lepiyanto ,M.Pd
Pertemuan : 1 (Pertama)
B. Pengantar
Assalamualaikum wr,wb
Puji
syukur kehadirat allah subhanahu wat’ala yang telah memberikan rahmat
karunianya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan laporan hasil
ringkasan materi Telaah Biologi Smp.
Penyusunan ringkasan materi ini
adalah sebagai bukti bahwa saya telah melaksanakan dan menyelesaikan tugas
ringkasan Materi Telaah Biologi Smp Pertemuan ke-1 dengan materi Pertumbuhan
dan Perkembangan.
Saya menyadari bahawa penyusunan
jurnal ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang
sifatnya membangun dari pembaca sangat saya harapkan.
Harapan saya semoga penyusunan
jurnal yang memuat pengetahuan yang didapat selama pertemuan ke- matakuliah
Telaah Biologi Smp.
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Penyusun,
Ahmad Dwiki Prasetyo
C. Subtansi Kajian
1.
Pertumbuhan dan Perkembangan
2. Tahapan
Perkembangan Manusia
D. Review Pembelajaran
1 . Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
Pertumbuhan
adalah suatu proses penambahan jumlah dan volume sel pada makhluk hidup yang
bersifat kuantitatif (dapat diukur) dan irreversibel(tidak dapat kembalai
seperti semula). Sedangkan
Perkembangan adalah suatu proses menuju tingkat kedewasaan yang bersifat
kualitatif.
Sebagai manusia kita mengalami
pertumbuhan dan perkembangan baik saat sebelum lahir dan saat setelah
kelahiran. Berikut ini tahapan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh
manusia :
1. Tahap pertumbuhan sebelum kelahiran
Masa sebelum
kelahiran manusia atau masa embrio manusia dimulai dengan adanya fertilisasi
(pembuahan) ovum yang dilakukan oleh sel sperma. Dari proses pembuahan ini
kemudian dihasilkan yang namanya zigot. Perkembangan zigot menjadi embrio
vertebrata mempunyai urutan tahapan sebagai berikut : (1) zigot, (2) fase
morulla, (3) fase blastula, (4) fase gastrula, (5) embrio/janin (callon
individu baru).
a. Zigot
Zigot
merupakan tahap embrionik yang dimulai setelah terjadi peleburan antara dua
zat, sperma dan ovum.
b. Morulla
Zigot
kemudian membelah secara mitosis dan terus menerus. Pada fase ini pembelahan
mitosis yang terjadi hanya akan menambah jumlah sel tanpa diikuti oleh
pertambahan massa sel.
c.
Blastulla
Dari fase
morulla, pembelahan sel terus berlanjut sehingga terbentuk rongga sel
(blastocoel) yang berisis cairan. Fase ini disebut dengan blastulla.
d.
Gastrulla
Sel-sel
terus membelah. Lambat laun terbentuk dua kutub pembelahan, yaitu kutub animal
dan kutub vegetal. Sel-sel kutub animal lebih aktif membelah daripada kutub
vegetal sehingga terjadi lipatan ke arah dalam (invaginasi) yang akan membentuk
jaringan embrional ini akan membentuk 3 lapisan, yaitu lapisan luar (ektoderm),
lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan dalam (endoderm).
e.
Organogenesis
Tahapan selanjutnya,
jaringan embrional akan mulai mengalami perubahan bentuk dan terdeiferensiasi
membentuk organ berdasarkan lapisannya.
·
Lapisan
luar (ektoderm) yang akan mengalami diferensiasi menjadi rangka, saraf, alat
indera.
·
Lapisan
tengah (mesoderm) yang kemudian mengalami diferensiasi menjadi rangka, otot,
alat-alat peredaran darah, ekskresi dan organ reproduksi.
·
Lapisan
dalam (endoderm) yang akan mengalami hal serupa menjadi alat-alat pencernaan
dan alat pernapasan.
Masa embrio
(lamanya dalam landungan) pada manusia ± 40 minggu, dengan urutan sebagai
berikut :
Janin umur
4 minggu: organ penting seperti jantung sudah sudah terbentuk, mulai tampak
tumbuh telinga dan mata.
Janin umur
8 minggu : mirip bayi dengan ukuran kepala yang relatif lebih besar, hidung,
mata, telinga, , tangan, dan kaki mulai nampak jelas bentuknya.
Janin umur
10 minggu panjang 6 cm terlihat seperti bayi. Ukuran kepala lebih besar jika
dibandingkan dengan ukuran badannya. Selain itu, perkembangan mata, telinga,
jari tangan dan kaki sudah makin sempurna.
Umur 7
bulan perkembanagn embrio telah sempurna. Bai yang lahir pada bulan ke-7
disebut bayi prematur.
Umur 32
minggu, panjang janin telah mencapai 40 cm.
Umur 40
minggu, janin siap dilahirkan (9 bulan 10 hari).
2. Tahap pertumbuhan dan perkembangan setelah
kelahiran
Perkembangan
pada manusia terjadi secara bertahap dengan ciri-ciri tertentu :
a. Balita
(bawah lima tahun, 0-5 tahun)
Masa balita
merupakan awal pertumbuhan dan perkembangan manusia setelah dilahirkan.
Ciri-ciri masa balita sebagai berikut:
1.
Perkembangan
fisik sangat pesat.
2.
Perkembangan
motorik, seperti tengkurap, merangkap, berjalan, kemudian berlari.
3.
Perkembangan
komunikasi, seperi tertawa, berteriak, mengucap satu kata kemudian berbicara.
4.
Perkembangan
kemundian, seperti bertepuk tangan, meminta, minum dari gelas, dan memakai baju
sendiri.
b.
Anak-anak (usia 6-10 tahun)
Ciri-ciri
masa anak-anak sebagai berikut:
1.
Mulai
berpikir untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
2.
Rasa
ingin tahu sangat besar.
3.
Keinginan
untuk sesuatu sangat besar
4.
Mengenal
baik dan buruk
5.
Emosi
masih berubah-ubah.
c. Masa
remaja (usia 11-18 tahun)
Pada masa
puber terjadi perubahan fisik dan psikologi yang pesat. Anak perempuan lebih
cepat mengalami masa puber daripada anak laki-laki.
1.
Perubahan fisik
Perubahan
fisik yang terjadi pada tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia
dipengaruhi oleh hormon-hormon reproduksi. Perubahan ini meliputi ciri-ciri
kelamin primer dan sekunder.
a)
Laki-laki
Masa puber seorang laki-laki dimulai
ketika organ-organ reproduksi laki-laki telah berfungsi. Massa puber ini
ditandai dengan peristiwa mimpi basah, yaitu keluarnya sperma dari tubuh.
Sperma dihassilkan oleh testis.
Ciri-ciri
kelamin sekunder:
a.
Laki-laki
1. Dada
menjadi lebar dan bidang
2. Suara membesr
dan berat.
3. Tumbuh
rambut pada ketiak dan sekitar kemaluan.
4. Jakun
membesar.
b)
Perempuan
Masa puber seorang perempuan dimulai ketika
organ-organ reproduksi perempuan telah berfungsi. Masa puber in ditandai dengan
haid (menstruasi), yaitu keluarnya darah dari lubang vagina akibat peluruhan
ovum bersama lapisan dinding rahim. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium
disebut ovulasi.
Lama siklus
menstruasi perempuan berbeda-beda. Lama masa menstruasi dipengaruhi oleh faktor
makanan, gangguan emosional, stress, gangguan emosinal, stree, atau kondisi
kesehatan. Rata-rata siklus mentruasi 28 hari.
Ciri-ciri
kelamin sekunder:
1. Payudara
dan pinggul membesar.
2. Kulit
menjadi halus.
3. Suara
kecil dan lembut.
4. Tumbuh
rambut pada ketiak dan sekitar kemaluan.
d. Manula
(manusai lanjut usia, 50 tahun ke atas)
Ciri-ciri
manula sebagai berikut :
1.
Penururnan fungsi organ-organ tubuh, misalnya berkurangnya pendengaran.
2. Gerakan
menjadi lambat karena persendian kaku dan tulang keropos (osteoporosis).
3. Tubuh
cepat letih dan daya tahan tubuh terhadap penyakit menurun.
4. Pada
wanita mengalami menopause, tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia ini
ditandai dengan berhebentinya haid karena organ reproduksi tidak mampu
mengahasilkan ovum yang matang.
3. Kesimpulan
Pertumbuhan
adalah suatu proses penambahan jumlah dan volume sel pada makhluk hidup yang
bersifat kuantitatif dan irreversibel. Sedangkan Perkembangan adalah suatu proses
menuju tingkat kedewasaan yang bersifat kualitatif. Perkembangan zigot menjadi embrio
vertebrata mempunyai urutan tahapan sebagai berikut : (1) zigot, (2) fase
morulla, (3) fase blastula, (4) fase gastrula, (5) embrio/janin (callon
individu baru). Perkembangan pada manusia terjadi secara
bertahap yaitu terjadi dari balita (bawah lima tahun, 0-5 tahun) hingga Manula
(manusai lanjut usia, 50 tahun ke atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar