A. Identitas
Nama : Annisa Umairoh
NPM : 15320002
Prodi : Pendidikan biologi
Kelas : A
Mata kuliah : Telaah biologi
Dosen pengampau : Dr.
Muhfahroyin M.Ta. dan Agil Lepiyanto ,M.Pd
Pertemuan : 1
(Pertama)
B. Pengantar
Assalamualaikum
wr,wb
Dengan mengucap syukur alhamdullilah atas kehadirat allah subhanahu wat’ala
yang telah memberikan rahmat karunianya, kepada saya sehingga saya dapat
menyelesaikan laporan hasil ringkasan materi Telaah Biologi Smp.
Penyusunan ringkasan materi ini adalah sebagai bukti bahwa saya telah
melaksanakan dan menyelesaikan tugas ringkasan Materi Telaah Biologi Smp
Pertemuan ke-1 dengan materi Pertumbuhan dan Perkembangan.
Saya menyadari bahawa penyusunan jurnal ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk
itu kritik dan saran yang sifatnya membangun dari pembaca sangat saya harapkan.
Harapan saya semoga penyusunan jurnal yang memuat pengetahuan yang didapat
selama pertemuan ke- matakuliah Telaah Biologi Smp.
Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Penyusun,
Annisa Umairoh
C. Subtansi Kajian
1. Pertumbuhan dan
Perkembangan
2.
Tahapan Perkembangan Manusia
D. Review Pembelajaran
1. Pengertian Pertumbuhan dan
Perkembangan
Pertumbuhan adalah suatu proses penambahan jumlah
dan volume sel pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif (dapat diukur) dan
irreversibel(tidak dapat kembalai seperti semula)
Sedangkan Perkembangan adalah suatu
proses menuju tingkat kedewasaan yang bersifat kualitatif.
2. Tahapan
Pertumbuhan Dan Perkembangna Pada mausia
Berikut ini tahapan
pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh manusia
1. Tahap pertumbuhan sebelum kelahiran
Masa sebelum kelahiran manusia atau masa embrio manusia dimulai dengan
adanya fertilisasi (pembuahan) ovum yang dilakukan oleh sel sperma. Dari proses
pembuahan ini kemudian dihasilkan yang namanya zigot. Perkembangan zigot
menjadi embrio vertebrata mempunyai urutan tahapan sebagai berikut : (1) zigot,
(2) fase morulla, (3) fase blastula, (4) fase gastrula, (5) embrio/janin
(callon individu baru).
a. Zigot
Zigot merupakan tahap embrionik yang dimulai
setelah terjadi peleburan antara dua zat, sperma dan ovum.
b. Morulla
Zigot kemudian membelah secara mitosis dan terus
menerus. Pada fase ini pembelahan mitosis yang terjadi hanya akan menambah
jumlah sel tanpa diikuti oleh pertambahan massa sel.
c. Blastulla
Dari fase morulla, pembelahan sel terus berlanjut
sehingga terbentuk rongga sel (blastocoel) yang berisis cairan. Fase ini
disebut dengan blastulla.
d. Gastrulla
Sel-sel terus membelah. Lambat laun terbentuk dua
kutub pembelahan, yaitu kutub animal dan kutub vegetal. Sel-sel kutub animal
lebih aktif membelah daripada kutub vegetal sehingga terjadi lipatan ke arah
dalam (invaginasi) yang akan membentuk jaringan embrional ini akan membentuk 3
lapisan, yaitu lapisan luar (ektoderm), lapisan tengah (mesoderm), dan lapisan
dalam (endoderm).
e. Organogenesis
Tahapan selanjutnya, jaringan embrional akan
mulai mengalami perubahan bentuk dan terdeiferensiasi membentuk organ
berdasarkan lapisannya.
- Lapisan luar (ektoderm) yang akan mengalami diferensiasi menjadi rangka, saraf, alat indera.
- Lapisan tengah (mesoderm) yang kemudian mengalami diferensiasi menjadi rangka, otot, alat-alat peredaran darah, ekskresi dan organ reproduksi.
- Lapisan dalam (endoderm) yang akan mengalami hal serupa menjadi alat-alat pencernaan dan alat pernapasan.
2. Tahap pertumbuhan dan perkembangan setelah kelahiran
Perkembangan pada manusia terjadi secara bertahap
dengan ciri-ciri tertentu :
a. Balita (bawah lima tahun, 0-5 tahun)
Masa balita merupakan awal pertumbuhan dan
perkembangan manusia setelah dilahirkan. Ciri-ciri masa balita sebagai berikut:
- Perkembangan fisik sangat pesat.
- Perkembangan motorik, seperti tengkurap, merangkap, berjalan, kemudian berlari.
- Perkembangan komunikasi, seperi tertawa, berteriak, mengucap satu kata kemudian berbicara.
- Perkembangan kemundian, seperti bertepuk tangan, meminta, minum dari gelas, dan memakai baju sendiri.
b. Anak-anak (usia 6-10 tahun)
1.
Ciri-ciri masa anak-anak sebagai berikut:
1) Mulai berpikir untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
2) Rasa ingin tahu sangat besar.
3) Keinginan untuk sesuatu sangat besar
4) Mengenal baik dan buruk
5) Emosi masih berubah-ubah.
1) Mulai berpikir untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.
2) Rasa ingin tahu sangat besar.
3) Keinginan untuk sesuatu sangat besar
4) Mengenal baik dan buruk
5) Emosi masih berubah-ubah.
c. Masa remaja (usia 11-18 tahun)
Pada masa puber terjadi perubahan fisik dan
psikologi yang pesat. Anak perempuan lebih cepat mengalami masa puber daripada
anak laki-laki.
1. Perubahan fisik
Perubahan fisik yang terjadi pada tahapan
pertumbuhan dan perkembangan manusia dipengaruhi oleh hormon-hormon reproduksi.
Perubahan ini meliputi ciri-ciri kelamin primer dan sekunder.
a) Laki-laki
Masa puber seorang laki-laki dimulai ketika
organ-organ reproduksi laki-laki telah berfungsi. Massa puber ini ditandai
dengan peristiwa mimpi basah, yaitu keluarnya sperma dari tubuh. Sperma
dihassilkan oleh testis.
Ciri-ciri kelamin sekunder:a. Laki-laki
1. Dada menjadi lebar dan bidang
2. Suara membesr dan berat.
3. Tumbuh rambut pada ketiak dan sekitar kemaluan.
4. Jakun membesar.
b) Perempuan
Masa puber seorang perempuan dimulai ketika organ-organ reproduksi perempuan telah berfungsi. Masa puber in ditandai dengan haid (menstruasi), yaitu keluarnya darah dari lubang vagina akibat peluruhan ovum bersama lapisan dinding rahim. Peristiwa pelepasan ovum dari ovarium disebut ovulasi.
Lama siklus menstruasi perempuan berbeda-beda.
Lama masa menstruasi dipengaruhi oleh faktor makanan, gangguan emosional,
stress, gangguan emosinal, stree, atau kondisi kesehatan. Rata-rata siklus
mentruasi 28 hari.
Ciri-ciri kelamin sekunder:1. Payudara dan pinggul membesar.
2. Kulit menjadi halus.
3. Suara kecil dan lembut.
4. Tumbuh rambut pada ketiak dan sekitar kemaluan.
d. Manula (manusai lanjut usia, 50 tahun ke atas)
Ciri-ciri manula sebagai berikut :1. Penururnan fungsi organ-organ tubuh, misalnya berkurangnya pendengaran.
2. Gerakan menjadi lambat karena persendian kaku dan tulang keropos (osteoporosis).
3. Tubuh cepat letih dan daya tahan tubuh terhadap penyakit menurun.
4. Pada wanita mengalami menopause, tahapan pertumbuhan dan perkembangan manusia ini ditandai dengan berhebentinya haid karena organ reproduksi tidak mampu mengahasilkan ovum yang matang.
3. Kesimpulan
Pertumbuhan adalah suatu proses penambahan jumlah dan volume sel pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif dan irreversibel. Sedangkan Perkembangan adalah suatu proses menuju tingkat kedewasaan yang bersifat kualitatif.
Perkembangan
zigot menjadi embrio vertebrata mempunyai urutan tahapan sebagai berikut : (1)
zigot, (2) fase morulla, (3) fase blastula, (4) fase gastrula, (5) embrio/janin
(callon individu baru).
Perkembangan pada manusia terjadi secara bertahap yaitu terjadi dari balita
(bawah lima tahun, 0-5 tahun) hingga Manula
(manusai lanjut usia, 50 tahun ke atas.
http://www.ummetro.ac.id/
http://www.fkip.ummetro.ac.id/
http://www.fkip.ummetro.ac.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar