A.
Identitas Diri
Nama : Umi Apriana Sari
Npm : 15320022
Kelompok : 5
Matkul : Telaah Biologi SMP
Judul
Jurnal : Pertumbuhan Dan Perkembangan Pada Manusia
Dosen pengampau : Dr. Muhfahroyin M.Ta. dan Agil Lepiyanto ,M.Pd
Pertemuan : 5 (kelima)
B.
Pengantar
Kata Pengantar
Pada kesempatan ini kami mengucapkan
segala puji syukur atas kehadirat allah swt
yang mana atas rahmat dan hidayah-nya lah saya dapat menyelesaikan
jurnal saya yang berjudul pertumbuhan
dan perkembangan pada manusia.
Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih
kepada bapak agil lepiyanto selaku dosen mata kuliah telaah biologi smp yang
telah mengarahkan saya khususnya dalam penyelesaian jurnal ini.
Akhir kata, kami ucapkan sebagai penulis
mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan penuh harapan,semoga
apa yang terdapat dalam jurnal ini akan berguna bagi para pembaca pada umumnya.
Dengan penuh kerendahan hati, kami sangat mengharapkan pandangan dan saran demi
untuk kesempurnaan jurnal ini.
Metro,
16 Oktober 2016
Penulis
C.
Substansi Kajian
ü Definisi
pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
ü Tahap- tahap
pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
ü Faktor-faktor
yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
D.
Riview
pembelajaran
ü Definisi
pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran, baik volume, bobot, dan
jumlah sel yang bersifat irreversible (tidak dapat kembali ke
asal). Sedangkan, perkembangan adalah perubahan atau diferensiasi sel menuju
keadaan yang lebih dewasa.pertumbuhan dan perkembangan memiliki arti yang
sangat penting bagi makhluk hidup. Dengan tumbuh dan berkembang dapat
mempertahankan kelangsungan hidupnya dan melestarikan keturunannya. Sewaktu
masih bayi, balita, dan anak kecil, manusia memiliki daya tahan tubuh yang
masih lemah sehingga mudah terserang penyakit. Tetapi, setelah tumbuh dan
berkembang menjadi dewasa, daya tahan tubuhnya semakin kuat sehingga
kelangsungan hidupnya lebih terjamin.pertumbuhan dan perkembangan membawa
manusia kepada kedewasaan. Setelah dewasa, manusia dapat menghasilkan keturunan
sehingga populasi manusia akan terjaga kelestariannya.
ü Tahap tahap
pertumbuhan dan perkembangan pada manusia
Manusia mengalami dua tahap pertumbuhan dan perkembangan, yaitu
prakelahiran dan pascakelahiran. Berikut ini adalah uraian tentang tahapan
pertumbuhan prakelahiran dan pascakelahiran pada manusia.
1.
Pertumbuhan prakelahiran
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dimulai sejak terjadinya
fertilisasi (pembuahan ovum oleh sperma) yang membentuk zigot. Zigot terus
membelah membentuk embrio. Berikut ini adalah pertumbuhan dan perkembangan
prakelahiran pada manusia
a.
Trimester pertama
Tiga bulan pertama embrio berkembang menjadi janin yang panjangnya kurang
lebih 5,5 cm. Janin sudah berbentuk seperti manusia walaupun ukuran kepalanya
sangat besar. Di akhir tiga bulan pertama ini janin juga sudah mulai dapat
menggerakkan tangan dan kakinya
b.
Trimester kedua
Pada tiga bulan kedua, janin sudah semakin berkembang dan panjangnya sudah
mencapai kurang lebih 19 cm. Tangan dan kakinya telah berkembang bahkan
jari-jari tangan dan kaki sudah mulai terbentuk, muka tumbuh memanjang. Pada
tiga bulan kedua ini detak jantung janin juga sudah mulai bisa dideteksi.
Gerakan janin juga mulai aktif.
c.
Trimester ketiga
Di tiga bulan ketiga terjadi pertumbuhan ukuran janin sangat cepat. Ukuran
tubuh sudah proporsional seperti bayi. Karena ukuran tubuhnya semakin besar,
janin tidak terlalu leluasa bergerak di dalam rahim. Menjelang kelahiran bayi
pada umumnya sudah mencapai panjang sekitar 50 cm. Berikutnya janin akan lahir
ke dunia dan disebutlah dengan sebutan bayi.
2.
Pertumbuhan pascakelahiran
Setelah bayi lahir, tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah
masa balita dan anak-anak, masa remaja, masa dewasa, dan masa tua (manula)
a.
Masa balita dan anak-anak
Pada saat dilahirkan, seorang bayi sesungguhnya telah memiliki organ dan
sistem organ sebagaimana orang dewasa, namun organ-organ tersebut belum matang.
Misalnya, bayi mempunyai kaki namun belum bisa berjalan dan mempunyai tangan
namun belum dapat memegang dengan baik. Seiring dengan bertambahnya usia,
organ-organ pada bayi juga akan berkembang.
Pada usia 1 atau 2 tahun, bayi akan mulai belajar berjalan dan
mengendalikan fungsi anggota tubuh lainnya seperti tangan, kepala, mulut.
Organ- organ tersebut akan semakin matang pada saat usia anak-anak. Pada saat
usia masuk sekolah (sekitar usia 5 tahun), perkembangan organ anak biasanya
sudah cukup matang, kecuali organ reproduksi.
bMasa remaja atau puberitas
Masa puberitas adalah masa saat organ-organ reproduksi mencapai
kematangannya. Masa pubertas bisanya dimulai saat berusia 8 hingga 10 tahun dan
berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun.
c Masa dewasa dan tua
Setelah melewati masa remaja, akan memasuki masa dewasa sebagai tahapan
selanjutnya dari perkembangan manusia. Pada masa ini pertumbuhan tubuh mencapai
ukuran maksimal. Tinggi badan akan terhenti pada usia sekitar dua puluh
tahunan. Selama masa dewasa, pemahaman emosional akan terus berkembang,
berpotensi untuk terus belajar, mengembangkan diri dalam hal keterampilan, dan
aktualisasi diri, bekerja, membina hubungan sosial, dan terus berprestasi.
Segala potensi pada masa dewasa akan mengalami kemunduran ketika memasuki
masa tua. Ini terjadi pada usia sekitar 60 – 65 tahun. Tubuh semakin renta,
wajah dan tangan mulai keriput, kesehatan menurun, kecerdasan menurun, bahkan
pada usia lanjut orang mudah lupa dan membutuhkan banyak istirahat, sehingga
lebih banyak menghabiskan waktunya untuk beristirahat. Pada masa ini aktivitasnya
menurun dan mulai sulit melakukan kegiatan sehari-hari, seperti berjalan dan
lain-lain.
Pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup merupakan hasil interaksi antara
faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal dan faktor eksternal yang
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup adalah gen, nutrisi,
hormon, dan lingkungan.
·
Gen
Gen adalah faktor pembawa sifat menurun yang terdapat
di dalam sel makhluk hidup. Gen berpengaruh pada setiap struktur makhluk hidup
dan juga perkembangannya, walaupun gen bukan satu-satunya faktor yang
mempengaruhinya. Artinya, sifat-sifat yang tampak pada makhluk hidup seperti
bentuk tubuh, tinggi tubuh, warna mata, warna bulu pada hewan, warna bunga,
penambahan ukuran, dan sebagainya dipengaruhi oleh gen yang dimilikinya.
Masing-masing jenis (spesies), bahkan masing-masing individu memiliki gen untuk
sifat tertentu.
·
Nutrisi
Nutrisi/makanan berperan pentingdalam pertumbuhan dan
perkembangan makhluk hidup. Fungsi nutrisi di antaranya adalah sebagai bahan
pembangun tubuh makhluk hidup. Sampai batas usia tertentu manusia akan
mengalami pertumbuhan, yaitu bertambah tinggi dan besar. Hal ini dapat terjadi
karena setiap hari manusia makan makanan yang cukup bergizi. Nutrisi bagi
manusia dapat berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Protein
merupakan bahan pembangun sel-sel tubuh. Oleh karena itu dalam masa pertumbuhan
harus mendapatkan protein yang cukup.
·
Hormon
Hormon merupakan senyawa organik (zat kimia) pada
manusia dan sebagian hewan. Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar
endokrin merupakan kelenjar buntu, artinya kelenjar itu tidak memiliki saluran.
Hasil sekresi kelenjar endokrin (hormon) langsung masuk ke pembuluh darah.
Hormon diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah. Hormon mempengaruhi reproduksi,
metabolisme, serta pertumbuhan dan perkembangan pada manusia dan sebagian
hewan. Pada manusia, hormon pertumbuhan (growth hormone/gh) mempengaruhi kecepatan
pertumbuhan seseorang. Seseorang yang kelebihan hormon akan mengalami
pertumbuhan yang luar biasa/gigantisme. Sebaliknya, jika seseorang kekurangan
hormon pertumbuhan maka dapat mengakibatkan kekerdilan. Hormon tiroksin yang
dihasilkan oleh kelenjar gondok (kelenjar tiroid) mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan manusia. Bila pada masa kanak-kanak kekurangan hormon tiroksin
mengakibatkan kretinisme. Kretinisme yaitu pertumbuhan yang lambat dan mental
yang terbelakang, sehingga perkembangannya juga terhambat.
·
Lingkungan
Faktor ini yang memberi pengaruh cukup besar terhadap
pembentukan karakter adalah lingkungan di mana seorang tumbuh dan di besarkan,
norma dalam keluarga, kelompok sosial, pengaruh-pengaruh lain seseorang manusia
dapat alami. Faktor lingkungan ini mempunyai peranan penting dalam membentuk
kepribadian seseorang dan lingkungan
E.
Kesimpulan
Kita sebagai manusia pasti pernah mengalami
berbagai tahap perkembangan dan pertumbuhan. Sebagai manusia sudah sepantasnya
kita bersyukur kepada allah swt. Yang telah memberikan hidup ini pada kita.
Perkembangan dan pertumbuhan manusia dimulai dari
zigot. Zigot dihasilkan dari peleburan sel sperma dan sel ovum(telur). Lalu
membentuk zigot, sel-sel mulai berkembang dan memecah dari embrio => 1sel
=> 2 => 4 => 8 => morula => blastula => grastula dan
seterusnya hingga menjadi janin. Setelah melalui proses yang sangat lama maka
dalam 9 bulan 10 hari manusia akan terlahir di dunia.
Pertumbuhan merupakan perubahan
fisiologis sebagai hasil proses pematangan fungsi fisik yang berlangsung secara
normal. Pertumbuhan ialah proses tranmisi dari keadaan tubuh yang herediter
dalam bentuk proses aktif secara berkesinambungan.
Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis. Perkembangan merupakan perubahan fungsi dan struktur yang bersifat spesifik.
Pertumbuhan berkaitan dengan perubahan kuantitatif yang menyangkut peningkatan ukuran dan struktur biologis. Perkembangan merupakan perubahan fungsi dan struktur yang bersifat spesifik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar