Selasa, 22 November 2016

sistem eksresi hewan dan manusa 15320018



A.   Nama             :RICHA YUNI ASTUTI
NPM               :15320018
Prodi               :PENDIDIKAN BIOLOGI (A)
Kelompok      :5 (LIMA)

B.    Assalamualaikum wr.wb.

            Dengan menucapkan puji syukur terhadap ALLAH SWT, atas kehadiratnya yang telah memberi rahmat kepada saya, sehingga saya dapat dapat menyelesaikan jurnal hasil ringkasan materi Telaah Biologi smp.
Penyusun ringkasan materi ini sebagai bukti bahwa Saya telah melaksakan dan menyelesaikan tugas materi Telaah Biologi Smp pada pertemuan yang ke 5 dengan judul sistem eksresi pada hewan dan manusia.
Harapan saya semoga penyusunan jurnal yang memuat pengetahuan yang saya dapatkan pertemuan yang ke 5 mata kuliah Telaah Biologi Smp.



Wassalamualaikum wr.wb.


                                                                                                                                                                                                                                                           

                                                                                                                                                                                                                                    Penyusun,
                                                                       
                                                                                                                                                                                                                                  Richa Yuni Astuti





C.   substansi kajian

1.    pengertian eksresi
2.    sistem eksresi pada hewan
3.    sistem eksresi pada manusia
4.    kelainan dan penyakit pada sistem eksresi


D.Review Pembelajaran
  1. pengertian eksresi
            Eksresi adalah preoses pengeluaran zat sisa metabolisme oleh tubuh. Zat sisa metabolisme harus di keluarkan agar tidak menjadi racun bagi tubuh. Zat-zat ini antara lain CO2, garam-garam dan senyawa nitrogen yang disebut urea. Sistem yang bertugas mengeluarkan zat-zat ini disebut sistem eksresi.
Aiatem eksresi merupakan sistem pengeluaran sisa metabolisme tubuh yang diserap dan diangkut oleh darah dan dikeluarkan bersama urine, pernafasan dan keringat.

2. sistem eksresi pada hewan
            Hewan juga melakukan metabolisme untuk melakukan aktifitas kehidupan. Metabolisme menghasilkan zat sisa yang harus dieksresikan dari tubuh, setiap hewan meiliki cara yang berbeda untuk mengeksresikan sisa metabolisme. Misalnya sebagai berikut:

a.    Hewan sederhana (hewan berpori/porifera) bagian tubuh yang digunakan untuk mengatur konsentrasi cairan tubuh dengan proses difusi dan osmosis langsung melalui membran sel.
b.    Hewan bersel satu bagian tubuh yang digunakan dalam osmoregulasi adalah vakuola kontraktil melalui mekanisme difusi dan osmosis
c.    Hewan darat, osmoregulasi terjadi melalui organ pengeluaran (eksresi), berupa ginjal. Hal ini ginjal berperan sebagai organ eksresi dan osmoregulasi.

3.sistem eksresi pada manusia
            Sistem eksresi pada manusia meliputi sebagai berikut :
a.    Ginjal ( ren )
Ginjal merupakan alat eksresi utama pada manusia, ginjal berfungsi untuk mengeksresikan zat-zat sisa metabolisme yang mengandung nitrogen, seperti urea, dan ammonia. Selain itu ginjal juga berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat yang jumlahnya berlebihan, seperti vitamin C yang terlalu banyak didlam tubuh, memepertahankan tekanan osmosis eksraseluler dan mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

1.    Struktur ginjal
Ginjal manusia memiliki panjang sekitar 10 cm dan bentuk seperti kacang merah, dan terletak disebelah kri dan kanan tulang belkang. Ginjal terdiri sebagai berikut

-       Kulit ginjal ( korteks)
-       Sumsum ginjal (medula)
-       Rongga ginjal ( pelvis renalis)

2.     kulit (integumen)
            kulit adalah lapisan jaringan yang tedapat di permukaan tubuh, pada permukaan kulit terdapat kelenjar keringat yang mengeksresi zat-zat sisa. Zat-zat sisa yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit berupa keringat.
Kulit merupakan jaringan yang terdapat pada bagian luar tubuh, kulit memiliki banyak fungsi didalam terdpat banyak jaringan. Kulit terdiri atas tiga lapisan yaitu epidermis, dermis dan jaringan ikat bawah.

a.    Epidermis (kulit ari)
Kulit ari adalah kulit yang paling luar dan sangat tipis sekali. Kulit ari terdiri dari dua lapis yaitu sebagai berikut :
-       Lapisan tanduk
-       Lapisan malpighi
b.    Dermis (kulit jangat)
Kulit jangat merupakan lapisan kedua dari kulit.  Batas dengan epidermis dilapisi oleh membran dilapisi membran basalis. Dermis lebih tebal dari pada epidermis, dermis mempunyai serabut elastik. Lapisan dermis akan ditemui :
-       Pembuluh kapiler
-       Kelenjar keringat
-       Kelenjar minyak
-       Kantong rambut
-       Kumpulan saraf
c.    Jaringan ikat bawah kulit
Jaringan ikat bawah kulit berada dibawah kulit dermis, jaringan ini memiliki pembatas yang jelas dengan dermis, sebagai patokannya adalah mulainya terdapat sel lemak.
Macam-macam yang dimiliki pada jaringan ikat bawah kulit sebagai berikut :
-       Indera peraba dan perasa
-       Pelingdung tubuh terhadap luka dan kuman
-       Tempat pembentukan vitamin D dengan bantuan sinar ultraviolet cahaya matahari.
-       Penyimpanan kelebihan lemak
-       Pengatur suhu tubuh

3.    Paru-paru (pulmo)
Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat pernapasan. Selain berfungsi sebagai alat eksresi dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Kedua zat ini harus di keluarkan agar tidak mengganggu fungsi tubuh.
4.    Hati (hepar)
Hati merupakan kelenjar terbesar pada manusia, warnanya merah tua dan beratnya sekitar 2 kg pada orang dewasa. Hati juga dapat disebut alat eksresi, karena mempunyai empedu yang dikeluarkan mengandung zat sisa yang berasal dari sel darh merah yang rusak dan dihancurkan di dlam limpa. Intinya ialah hati mengubah zat buangan dan bahan racun untuk dibuat mudah untuk eksresi kedalam empedu dan urine.

4.kelainan dan penyakit pada sistem eksresi

1.    Penyakit pada ginjal
a.    Diabetes melitus (kencing manis)
Penyakit ini ditandai oleh adanya kandungan gula yang tinggi dalam darah dan zat-zat keton serta asam akibat kekurangan hormon insuli.
b.    Diabetes insipidus
Penyakit yang ditandai sengan pengeluaran urine yang berlebihan karena kekurangan hormon antidiuretik (ADH)
c.    Batu ginjal
Penyakit yang disebabkan oleh adanya endapan garam kalsium, fosfat, atau asam urat urine didalam rongga ginjal, saluran ginjal atau didalam kangdungan kemih
d.    Gagal ginjal
Penyakit yang mana fungsi ginjal menurun secara perlahan hingga ginjal tak mampu lagi berfungsi dan menyebabkan penimbunan limbah metabolisme di dalam darah
2.    Penyakit pada hati
a.    Hepatitis
Penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel hati
b.    Sirosis
Penyakit kronis hati dan menyebabkan guratan pada hati sehingga hati menjadi tidak berfungsi
3.    Penyakit pada paru-paru
a.    TBC
Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri micobakterium tuberkulosis
b.    Asam atau sesak nafas
Penyakit kelaianan karena penyumbatan saluran pernapasan
c.    Kanker paru-paru
Gangguan paru-paru yang salah satunya disebabkan oleh kebiasaan merokok
d.    Empisema
Penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darah dalam paru-paru terisi udara
4.    Penyakit pada kulit
a.    Kanker kulit
Penyakit yang disebabkan oleh sinar ultraviolet
b.    Psioriasis
Penyakit dengan gejala antara lain kulit kemerahan dan bersisik
c.    Skabies
Penyakit yang disebabkan oleh parasit insekta yang sangat kecil
d.    Jerawat
Gangguan umum yang bersifat kronis pada kelejar minyak
e.    Eksim
Penyakit kulit yang disebabkan kulit menjadi kering ke merah-merahan dan bersisik


E. kesimpulan
            Eksresi adalah proses pembebasan sisa-sisa metabolisme dari tubuh. Alat-alat tubuh yang berfungsi dalam hal eksresi secara bersama-sama disebut sistem eksresi.
1.    Sistem eksresi pada hewan
Hewan juga melakukan metabolisme untuk melakukan aktifitas kehidupan. Metabolisme menghasilkan zat yang harus dieksresikan cara yang berbeda untuk mengeksresikan sisa metabolisme. Pada hewan invertebrata belum terdapat sistem eksresi, tetapi sisa-sisa metabolisme harus dikeluarkan dari dalam tubuh organisme, hewan invertebrata memiliki alat eksresi sendiri.
2.    Sistem eksresi pada manusia
Tubuh manusia mempunyai beberapa sistem eksresi, diantaranya ginjal yang merupakan alat yang mempunyai fungsi spesifik untuk eksresi sisa metabolisme yang mengandung nitrogen. Banyak sedikitnya urin seseorang yang dikeluarkan tiap harinya dipengaruhi oleh zat-zat diuretik, suhu, volume larutan dan emosi.
Ginjal dan kelainan antara lain karena serangan bakteri, tumor, abnormalitas bentuk ginjal, atau pembentukan batu ginjal. Kelainan dan gangguan fungsi ginal diantara lain nefritis, batu ginjal, albuminuria, glikosuria, hematuria, ketoses, diabetes melitus, diabetes insipidus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar