Nama : Richa Yuni Astuti
Npm : 15320018
Kelompok : 5
Matkul : Telaah Biologi SMP
Judul
Jurnal : Sistem pncernaan Pada Manusia Dan Sistem Pernapasan Pada
Manusia
Pertemuan ke :
7(tujuh )
Dosen pengampu :
Agil Lepiyanto, S.Pd.,M.P
B.
Pengantar
Kata Pengantar
Pada kesempatan ini kami mengucapkan
segala puji syukur atas kehadirat allah swt
yang mana atas rahmat dan hidayah-nya lah saya dapat menyelesaikan
jurnal saya yang berjudul Sistem
Pencernaan pada manusia dan sistem pernapasan .
Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih
kepada bapak Agil lepiyanto selaku dosen mata kuliah telaah biologi smp yang
telah mengarahkan saya khususnya dalam penyelesaian jurnal ini.
Akhir kata, kami ucapkan sebagai penulis
mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan penuh
harapan,semoga apa yang terdapat dalam jurnal ini akan berguna bagi para
pembaca pada umumnya. Dengan penuh kerendahan hati, kami sangat mengharapkan
pandangan dan saran demi untuk kesempurnaan jurnal ini.
Metro,
30 Oktober 2016
Penulis
C.
Substansi Kajian
1. Struktur organ fungsi dan dan
kelenjar pencernaan
2. Mekanisme pencernaan
3. Penyakit dan kelainan pada sistem
pencernaan
4. Definisi sistem pernafasan
5. Alat pernapasan
6. Mekanisme pernapasan
7. Penyakit dan kelainan pada sistem
pernapasan
SISTEM
PENCERNAAN & SISTEM PERNAPASAN
1. Alat
Pencernaan Manusia
Mengapa kita perlu makan? Tubuh kita memerlukan
makanan untuk pertumbuhan dan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Dalam
melakukan kegiatan sehari-hari, seperti sekolah, belajar, dan bermain, tubuhmu
memerlukan makanan bergizi. Agar makanan yang bergizi dapat diserap oleh
tubuhmu dengan baik, alat pencernaanmu harus dalam keadaan sehat. Di dalam alat
pencernaan itulah zat-zat makanan diolah terlebih dahulu, kemudian diserap oleh
tubuhmu. Untuk lebih jelasnya, pelajarilah alat-alat pencernaan manusia serta hubungannya
dengan makanan dan kesehatan berikut ini. Proses pencernaan terdiri atas
pencernaan secara mekanik dan pencernaan secara kimiawi.
a. Pencernaan
secara mekanik'
Pencernaan mekanik terjadi di rongga mulut, yaitu
penghancuran makanan oleh gigi yang dibantu lidah.
Pencernaan kimiawi terjadi di dalam rongga mulut,
usus, dan lambung dengan bantuan enzim. Enzim adalah suatu zat kimia yang
membantu proses pencernaan.Proses pencernaan makanan dalam tubuh kita terjadi
di dalam alat pencernaan. Tahukah kamu alat-alat pencernaan yang ada di dalam
tubuhmu? Perhatikan Gambar 1.8. Pada gambar tersebut kamu dapat mengamati
susunan alat pencernaan makanan pada manusia. Alat pencernaan pada manusia
terdiri atas rongga mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan
anus.
a. Rongga Mulut
Proses pencernaan pertama kali terjadi di dalam rongga
mulut. Di dalam rongga mulut, makanan dikunyah dan dihancurkan oleh gigi,
dibantu oleh lidah. Dalam rongga mulut juga ada enzim yang membantu pencernaan
yaitu enzim amilase. Gigi manusia terdiri atas gigi seri, gigi taring, dan gigi
geraham. Bagian-bagian gigi dapat dilihat Gambar 1.9.
1) Gigi seri berbentuk pahat berfungsi untuk
mencengkeram dan memotong makanan.
2) Gigi taring berbentuk lancip dan runcing, berfungsi untuk menusuk dan mengoyak makanan.
3) Gigi geraham berbentuk rata bergerigi, berfungsi untuk mengunyah makanan.
2) Gigi taring berbentuk lancip dan runcing, berfungsi untuk menusuk dan mengoyak makanan.
3) Gigi geraham berbentuk rata bergerigi, berfungsi untuk mengunyah makanan.
Gigi terdiri atas tiga bagian, yaitu mahkota gigi,
leher gigi, dan akar gigi. Bagian paling luar mahkota gigi dilapisi oleh email.
Di bagian dalam mahkota gigi terdapat tulang gigi dan pulpa. Di dalam pulpa
terdapat banyak pembuluh darah dan saraf. Bagian akar gigi tertanam dalam
tulang rahang yang ditutupi oleh gusi. Jumlah gigi anak-anak dan gigi orang
dewasa berbeda. Pada anak-anak, gigi berjumlah 20 buah yang terdiri atas 8 gigi
seri, 4 gigi taring, dan 8 gigi geraham. Gigi orang dewasa berjumlah 32.
Masingmasing 8 gigi seri, 4 gigi taring, dan 20 gigi geraham. Perhatikan Gambar
1.10.
Lidah juga membantu pencernaan makanan di dalam mulut.
Dengan adanya lidah, kita dapat mengecap rasa manis, asin, asam, dan pahit.
Lidah berfungsi dalam membantu proses menelan dan pencampuran makanan dalam
mulut. Mengapa ketika kamu mengunyah nasi, lamakelamaan akan terasa manis? Di
dalam mulut terdapat enzim untuk membantu pencernaan. Enzim tersebut dihasilkan
oleh kelenjar ludah. Enzimnya disebut amilase. Enzim amilase berfungsi untuk
mengubah zat tepung (amilum) menjadi zat gula.
b. Kerongkongan
Setelah dicerna di dalam mulut, makanan akan masuk ke dalam kerongkongan. Perhatikan Gambar 1.11. Makanan didorong oleh otot kerongkongan menuju lambung. Gerakan otot ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik inilah yang menyebabkan makanan terdorong hingga masuk ke lambung.
Setelah dicerna di dalam mulut, makanan akan masuk ke dalam kerongkongan. Perhatikan Gambar 1.11. Makanan didorong oleh otot kerongkongan menuju lambung. Gerakan otot ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik inilah yang menyebabkan makanan terdorong hingga masuk ke lambung.
Di pangkal leher, terdapat dua saluran, yaitu batang
tenggorok dan kerongkongan. Batang tenggorok merupakan saluran pernapasan,
sedangkan kerongkongan merupakan saluran makanan. Kedua saluran ini dipisahkan
oleh sebuah katup. Jika kamu sedang makan, katup akan menutup. Ketika kamu
bernapas, katup akan terbuka. Oleh karena itu, sebaiknya kamu jangan berbicara
ketika sedang makan. Jika kamu berbicara ketika makan, saluran pernapasan
terbuka. Apabila makanan masuk ke tenggorokan, kamu dapat tersedak.
c. Lambung
Perhatikan Gambar 1.12. Dari kerongkongan, makanan masuk ke lambung. Di dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut pepsin. Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton. Di dalam lambung terdapat asam klorida yang menyebabkan lambung menjadi asam. Asam klorida dihasilkan oleh dinding lambung. Asam klorida berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dan mengaktifkan pepsin. Ketika proses pencernaan terjadi di lambung, otot-otot dinding lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk bubur. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.
Perhatikan Gambar 1.12. Dari kerongkongan, makanan masuk ke lambung. Di dalam lambung, makanan dicerna secara kimiawi dengan bantuan enzim yang disebut pepsin. Pepsin berperan mengubah protein menjadi pepton. Di dalam lambung terdapat asam klorida yang menyebabkan lambung menjadi asam. Asam klorida dihasilkan oleh dinding lambung. Asam klorida berfungsi untuk membunuh kuman penyakit dan mengaktifkan pepsin. Ketika proses pencernaan terjadi di lambung, otot-otot dinding lambung berkontraksi. Hal tersebut menyebabkan makanan akan tercampur dan teraduk dengan enzim serta asam klorida. Secara bertahap, makanan akan menjadi berbentuk bubur. Kemudian, makanan yang telah mengalami pencernaan akan bergerak sedikit demi sedikit ke dalam usus halus.
d. Usus Halus
Usus halus merupakan tempat pencernaan dan penyerapan
nutrisi. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian, yaitu usus dua belas jari, usus
kosong, dan usus penyerap. Di dalam usus halus terdapat dua proses pencernaan,
yaitu pencernaan secara kimiawi dan proses penyerapan sari makanan. Di dalam
usus dua belas jari, terjadi pencernaan makanan dengan bantuan getah pankreas.
Getah pankreas dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Getah pankreas mengandung
enzim-enzim, seperti enzim amilase, enzim tripsin, dan enzim lipase. Dari
Gambar 1.13, dapatkah kamu menunjukkan bagian kelenjar pankreas?
Usus kosong terdapat di antara usus dua belas jari dan
usus penyerapan. Di dalam usus kosong terjadi pula proses pencernaan secara
kimiawi. Usus kosong memiliki dinding yang dapat menghasilkan getah pencernaan.
Usus penyerapan adalah tempat penyerapan sari-sari makanan. Sari makanan adalah
makanan yang telah dicerna secara sempurna. Di dalam usus penyerapan terdapat
bagian yang di sebut vili. Vili banyak mengandung pembuluh darah. Vili inilah
yang dapat menyerap sari-sari makanan.
e. Usus Besar
Setelah melewati usus halus, sisa makanan masuk ke usus besar. Usus besar terbagi atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Perhatikan Gambar 1.14.
Setelah melewati usus halus, sisa makanan masuk ke usus besar. Usus besar terbagi atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Perhatikan Gambar 1.14.
Di dalam usus besar, sisa makanan mengalami
pembusukan. Pembusukan ini dibantu oleh bakteri Escherichia coli. Air dan garam
mineral dari sisa makanan tersebut, akan diserap oleh usus kembali. Setelah
itu, sisa makanan dikeluarkan melalui anus dalam bentuk tinja (feses).
Kamu telah mempelajari alat-alat pencernaan. Ketika
kamu makan, makanan yang masuk ke tubuhmu akan mengalami proses pencernaan.
Agar makanan yang kamu makan dapat diserap dengan baik, makanan harus dipotong-potong
atau dikunyah. Makanan dipotong-potong dengan cara dikunyah oleh gigi dan
dibantu oleh lidah supaya hancur. Ada makanan yang mudah dicerna dan ada
makanan yang tidak mudah dicerna oleh tubuh. Makanan yang mudah dicerna oleh
tubuh, di antaranya nasi dan roti. Adapun makanan yang sulit dicerna biasanya
berasal dari tumbuh-tumbuhan yang banyak mengandung serat (selulosa). Namun,
makanan yang berserat banyak menyerap air di dalam tubuh sehingga membantu
proses pencernaan. Perhatikan Gambar 1.15. Gambar tersebut merupakan contoh
makanan yang banyak mengandung serat. Coba kamu sebutkan makanan lain yang
mengandung serat yang sering kamu temukan di rumahmu.
Mengapa kamu perlu makan? Makanan diperlukan tubuh
manusia untuk pertumbuhan dan melakukan kegiatan sehingga tubuh tetap sehat.
Kegiatan yang dilakukan, misalnya belajar, pergi ke sekolah, dan bermain.
Makanan yang kamu makan sebaiknya mengandung gizi. Asupan gizi yang baik tidak
akan terpenuhi tanpa makanan yang sehat. Makanan yang sehat adalah makanan yang
mengandung semua zat gizi. Zat-zat gizi tersebut dibutuhkan tubuh untuk
memperoleh energi. Selain itu, zat gizi digunakan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan
jaringan sel-sel tubuh serta memelihara kesehatan. Zat-zat makanan yang
diperlukan tubuh, di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral,
dan air. Untuk lebih jelasnya, akan dijelaskan sebagai berikut.
a. Karbohidrat
Karbohidrat diperlukan tubuh sebagai sumber tenaga dalam melakukan kegiatan. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat, di antaranya nasi, jagung, kue, roti, ubi, dan kentang. Perhatikan Gambar 1.16.
a. Karbohidrat
Karbohidrat diperlukan tubuh sebagai sumber tenaga dalam melakukan kegiatan. Sumber makanan yang mengandung karbohidrat, di antaranya nasi, jagung, kue, roti, ubi, dan kentang. Perhatikan Gambar 1.16.
b. Protein
Protein merupakan zat makanan yang berfungsi untuk
membangun tubuh dan memperbaiki jaringan dan sel yang rusak. Sebagai contoh,
tubuhmu bertambah tinggi dan besar. Hal itu terjadi karena kamu mengonsumsi zat
makanan yang mengandung protein. Perhatikan Gambar 1.17. Gambar tersebut
menunjukkan contoh makanan yang mengandung protein.
Jika tubuhmu kekurangan protein akan menderita
penyakit kwashiorkor (perhatikan Gambar 1.8). Penderita kwashiorkor akan
terhambat pertumbuhannya, kulit bersisik, kurus, dan rambutnya kusam.
c. Lemak
Lemak berfungsi sebagai sumber tenaga atau energi dan sebagai cadangan makanan. Lemak ada 2 macam, yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Lemak hewani adalah lemak yang dihasilkan hewan. Contoh lemak hewani adalah daging, keju, minyak ikan, telur, dan mentega. Adapun lemak nabati adalah lemak yang bearasal dari tumbuh-tumbuhan. Contoh lemak nabati adalah kelapa, kacang tanah, dan margarin. Perhatikan Gambar 1.19. Coba sebutkan olehmu contoh makanan lain yang mengandung lemak.
Lemak berfungsi sebagai sumber tenaga atau energi dan sebagai cadangan makanan. Lemak ada 2 macam, yaitu lemak hewani dan lemak nabati. Lemak hewani adalah lemak yang dihasilkan hewan. Contoh lemak hewani adalah daging, keju, minyak ikan, telur, dan mentega. Adapun lemak nabati adalah lemak yang bearasal dari tumbuh-tumbuhan. Contoh lemak nabati adalah kelapa, kacang tanah, dan margarin. Perhatikan Gambar 1.19. Coba sebutkan olehmu contoh makanan lain yang mengandung lemak.
d. Vitamin
Vitamin merupakan zat makanan yang berguna untuk
melancarkan semua proses yang terjadi di dalam tubuh. Kebanyakan vitamin tidak
dapat dibuat di dalam tubuh. Vitamin dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.
Vitamin ini bermacam-macam, yaitu vitamin A, B, C, D, E, dan K. Vitamin B dan C
larut di dalam air, sedangkan vitamin A, D, E, dan K larut dalam lemak.
Penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin disebut avitaminosis. Bahan makanan
apa saja yang mengandung vitamin?
Untuk mengetahuinya, perhatikan tabel berikut.
Untuk mengetahuinya, perhatikan tabel berikut.
e. Mineral
Mineral diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Fungsi mineral bagi tubuh adalah untuk melancarkan semua proses yang terjadi di dalam tubuh. Beberapa macam mineral yang diperlukan oleh tubuh, di antaranya kalsium, besi, fosfor, dan iodin.
Mineral diperlukan tubuh dalam jumlah yang sedikit. Fungsi mineral bagi tubuh adalah untuk melancarkan semua proses yang terjadi di dalam tubuh. Beberapa macam mineral yang diperlukan oleh tubuh, di antaranya kalsium, besi, fosfor, dan iodin.
1) Kalsium berfungsi sebagai pembentuk tulang dan
gigi. Selain itu, kalsium membantu dalam pembekuan
darah jika tubuh mengalami luka. Bahan makanan yang banyak mengandung kalsium adalah susu, ikan,
dan roti.
2) Zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen di dalam darah. Jika kekurangan zat besi, tubuh kita
akan mengalami anemia (kekurangan darah). Bahan makanan yang banyak mengandung zat besi
adalah daging, roti, kuning telur, dan kacang-kacangan.
3) Fosfor berfungsi menjaga kesehatan serta kekuatan gigi dan gusi. Jika kekurangan fosfor dapat menyebabkan
radang gusi dan kerusakan gigi. Fosfor terdapat dalam susu dan kuning telur.
4) Iodin berfungsi mencegah penyakit gondok. Kekurangan iodin dapat pula menyebabkan terhambatnya
pertumbuhan dan cacat mental. Iodin terdapat dalam garam dapur beriodin, air minum, dan ikan laut.
darah jika tubuh mengalami luka. Bahan makanan yang banyak mengandung kalsium adalah susu, ikan,
dan roti.
2) Zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen di dalam darah. Jika kekurangan zat besi, tubuh kita
akan mengalami anemia (kekurangan darah). Bahan makanan yang banyak mengandung zat besi
adalah daging, roti, kuning telur, dan kacang-kacangan.
3) Fosfor berfungsi menjaga kesehatan serta kekuatan gigi dan gusi. Jika kekurangan fosfor dapat menyebabkan
radang gusi dan kerusakan gigi. Fosfor terdapat dalam susu dan kuning telur.
4) Iodin berfungsi mencegah penyakit gondok. Kekurangan iodin dapat pula menyebabkan terhambatnya
pertumbuhan dan cacat mental. Iodin terdapat dalam garam dapur beriodin, air minum, dan ikan laut.
f. Air
Air merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh. Air berfungsi memperlancar metabolisme, seperti proses pencernaan dan peredaran darah.
Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat
yang dibutuhkan tubuh. Zat-zat tersebut di antaranya adalah karbohidrat,
protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Pernahkah kamu mendengar slogan
”empat sehat lima sempurna”? Empat sehat lima sempurna adalah makanan dengan
gizi yang lengkap dan seimbang. Empat sehat terdiri atas empat macam makanan,
yaitu:
a. makanan pokok (misalnya beras, dan kentang);
b. lauk pauk (misalnya ikan, daging, telur);
c. sayuran (misalnya bayam dan kangkung);
d. buah-buahan (misalnya apel, pepaya, dan pisang).
a. makanan pokok (misalnya beras, dan kentang);
b. lauk pauk (misalnya ikan, daging, telur);
c. sayuran (misalnya bayam dan kangkung);
d. buah-buahan (misalnya apel, pepaya, dan pisang).
Lima sempurna adalah pelengkap dari empat makanan
tersebut. Susu adalah jenis makanan dengan zat gizi lengkap. Oleh karena itu,
susu disebut pelengkap (lima sempurna).
Kamu tentu pernah membeli kue atau makanan dan
minuman, yang dijual di sekolah atau sekitar rumahmu. Sehat dan bersihkah
makanan yang kamu beli tersebut? Makanan yang tidak bersih dapat mengakibatkan
sakit perut atau lambung. Selain lambung, alat pencernaanmu yang lain pun dapat
terserang penyakit jika makananmu tidak bersih atau higienis.
Ciri-ciri makanan yang tidak baik untuk dikonsumsiadalah:
Ciri-ciri makanan yang tidak baik untuk dikonsumsiadalah:
a. sudah ditumbuhi jamur dan dihinggapi lalat,
b. berubah warna,
c. sudah membusuk,
d. sudah lewat batas kedaluwarsa,
e. makanan disimpan dalam wadah seperti kaleng yang sudah berkarat,
f. makanan yang sudah dicemari hewan, dan
g. makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.
b. berubah warna,
c. sudah membusuk,
d. sudah lewat batas kedaluwarsa,
e. makanan disimpan dalam wadah seperti kaleng yang sudah berkarat,
f. makanan yang sudah dicemari hewan, dan
g. makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.
Pernapasan
Pernapasan (respirasi) adalah proses pengambilan oksigen dan pengeluaran sisa oksidasi (reaksi dengan oksigen) di dalam tubuh berupa karbon dioksida dan uap air melalui alat pernapasan. Pernapasan meliputi dua proses, yaitu:
- Inspirasi, yaitu pemasukan udara luar ke dalam tubuh melalui alat pernapasan
- Ekspirasi, yaitu pengeluaran udara pernapasan ke luar tubuh melalui alat pernapasan.
Berdasarkan tempatnya, respirasi terbagi atas:
- Repirasi eksternal, yaitu pertukaran gas (O2 dan CO2) dari udara luar masuk ke aliran darah melalui alveolus (alat pernapasan)
- Respirasi internal, yaitu pertukaran gas O2 dan CO2 yang terjadi di dalam sel-sel tubuh.
ALAT PERNAPASAN MANUSIA
sistem respirasi (pernapasan) pada manusia disusun oleh organ-organ yang terdiri atas:
1. Hidung
Pada rongga hidung terdapat kelenjar mukus dan rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk kerongga hidung. Kelenjar mukus menghasilkan lapisan lendir yang berfungsi untuk menangkap kotoran halus agar udara yang masuk ke tenggorokan menjadi lebih bersih. Fungsi rongga hidung, yaitu:
sistem respirasi (pernapasan) pada manusia disusun oleh organ-organ yang terdiri atas:
1. Hidung
Pada rongga hidung terdapat kelenjar mukus dan rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk kerongga hidung. Kelenjar mukus menghasilkan lapisan lendir yang berfungsi untuk menangkap kotoran halus agar udara yang masuk ke tenggorokan menjadi lebih bersih. Fungsi rongga hidung, yaitu:
- Tempat masuknya udara
- Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
- Sebagai indra penciuman
2. Faring (Tekak)
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan (tenggorokan) dan saluran pencernaan (kerongkongan) yang berfungsi untuk meneruskan udara yang masuk menuju pangkal tenggorokan.
3. Laring (Pangkal Tenggorokan)
Laring merupakan daerah pangkal tenggorokan, berfungsi sebagai tempat melekatnya selaput atau pita suara. Pada laring terdapat katup epiglotis yang otomatis tertutup saat menelan makanan hingga tidak masuk ke saluran pernapasan. Laringtis (infeksi laring) terjadi bila udara kotor masuk. Gejala yang lebih parah menyebabkan pembengkakan pita suara hingga suara serak.
4. Trakea (Batang Tenggorokan)
Trakea terletak di depan kerongkongan dan tersusun atas tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Dinding bagian dalam trakea dilapisi oleh jaringan epitel berambut (bersilia), yang berfungsi menahan dan mengeluarkan kotoran yang terbawa oleh udara agar tidak masuk ke paru-paru dan dikeluarkan melalui bersin.
5. Bronkus dan Bronkiolus
Bronkus merupakan percabangan trakea yang berfungsi untuk membawa udara menuju paru-paru kiri dan kanan. Percabangan bronkus di dalam paru-paru disebut Bronkiolus
6. Paru-Paru (Pulmo)
Paru-paru merupakan organ pernapasan yang terletak di dalam rongga dada dan terdiri atas dua bagian, yaitu paru-paru kanan (terdiri atas tiga lobus) dan paru-paru kiri (terdiri atas dua lobus). Pada paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Bronkiolus mengalami percabangan yang diujungnya terdapat gelembung alveolus. Alveolus adalah gelembung-gelembung udara yang sangat kecil dan banyak, dan berfungsi sebagai alat pertukaran udara pernapasan CO2 dengan O2 di dalam paru-paru.
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan (tenggorokan) dan saluran pencernaan (kerongkongan) yang berfungsi untuk meneruskan udara yang masuk menuju pangkal tenggorokan.
3. Laring (Pangkal Tenggorokan)
Laring merupakan daerah pangkal tenggorokan, berfungsi sebagai tempat melekatnya selaput atau pita suara. Pada laring terdapat katup epiglotis yang otomatis tertutup saat menelan makanan hingga tidak masuk ke saluran pernapasan. Laringtis (infeksi laring) terjadi bila udara kotor masuk. Gejala yang lebih parah menyebabkan pembengkakan pita suara hingga suara serak.
4. Trakea (Batang Tenggorokan)
Trakea terletak di depan kerongkongan dan tersusun atas tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Dinding bagian dalam trakea dilapisi oleh jaringan epitel berambut (bersilia), yang berfungsi menahan dan mengeluarkan kotoran yang terbawa oleh udara agar tidak masuk ke paru-paru dan dikeluarkan melalui bersin.
5. Bronkus dan Bronkiolus
Bronkus merupakan percabangan trakea yang berfungsi untuk membawa udara menuju paru-paru kiri dan kanan. Percabangan bronkus di dalam paru-paru disebut Bronkiolus
6. Paru-Paru (Pulmo)
Paru-paru merupakan organ pernapasan yang terletak di dalam rongga dada dan terdiri atas dua bagian, yaitu paru-paru kanan (terdiri atas tiga lobus) dan paru-paru kiri (terdiri atas dua lobus). Pada paru-paru terdapat bronkus dan bronkiolus. Bronkiolus mengalami percabangan yang diujungnya terdapat gelembung alveolus. Alveolus adalah gelembung-gelembung udara yang sangat kecil dan banyak, dan berfungsi sebagai alat pertukaran udara pernapasan CO2 dengan O2 di dalam paru-paru.
.
E. KESIMPULAN
Manusia
membutuhkan sistem pencernaan fungsi sistem pencernaan pada manusia yaitu
memecah bahan bahan makanan menjadi sari sari makanan yang siap diserap dalam
tubuh .Begitu pula dengan sistem pernafasan manusia juga membutuhkan sitem
pernafasan karena fungsi dari sitem pernafasan yaitu untuk mengangkut paru paru
dan untuk memfasilitasi difusi oksigen kedalam aliran tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar